Senin, 15 Juli 2013

Pesantren Kilat smantig medan 27

ini post kedua untuk SBC's Ramadhan Writing Challenge yang sengaja diselenggarakan untuk ngeliat ke-konsistenan blogger di SMA negeri 3 meda. oh iya,, bagi yang belum tau, SBC itu adalah suatu komunitas yang masih berproses untuk menjadi sebuah ekskul yang didirikan untuk silaturahmi antar sesama blogger di SMA negeri 3 medan dan juga untuk sama-sama berbagi pengetahuan seputar blogging. jadi, kalo kamu anak sma negeri 3 medan yang punya blog, merasa konsisten di blognya, dan pengen dapet tantangan gabung aja di komunitas kami! :)


oke, kembali ke topik awal. PKRnya menurutku berjalan sukses walaupun ada beberapa masalah di awal. kayak masalah peserta yang ngantuk-ngantuk, boring, mimisan, panitia yg kecapekan dll. tapi selebihnya PKR seru banget. apalagi di hari kedua.

tapi, pasti ada satu-dua orang sih yang nggak puas sama PKR tahun ini. itu sih terserah mereka. pokoknya, kami sebagai panitia udah berusaha buat bikin PKR tahun ini seru dan mudah-mudahan melalui PKR ini dapat menciptakan kader-kader dakwah baru yang dapat membantu pemulihan generasi islam di masa yang akan datang.

tadinya sempet sedih juga sih, ngeliat pesertanya pada boring semua. dan waktu ditanya kesan dan pesan mereka itu rasanya... nge jleb banget awalnya. mereka sampe dihukum sama instruktur karna kesan mereka. mungkin mereka marah gara-gara merasa waktunya terbuang untuk hal yang nggak mereka sukai, tapi mereka nggak cukup paham aja mungkin sama usaha panitia buat bisa ngelaksanain PKR ini.

tapi, untungnya keadaan jadi mulai membaik sejak satu ustad datang yang ngebawa motivasi. aku sih kurang ingat nama ustadnya, tapi sejak ustad itu datang, suasana yang tegang perlahan jadi cair. mereka semua ketawa!! dan ngeliat mereka ketawa itu rasanya ya.. seneng banget!! rasanya nggak sia-sia perjuangan buat bikin PKR ini. tujuan kami kan memang itu. buat bikin peserta senang dan dapat manfaat yang sebanyak-banyaknya.

dan kami tambah semangat lagi saat menyanyikan lagu mars pkr. ini cuplikan liriknya:

mengarungi samudra kehidupan
kita ibarat para pengembara
hiduup ini adalah perjuangan
tiada masa tuk' berpangku tangan


setiap tetes peluh dan darah
tak akan sirna ditelan masa
segores luka di jalan Allah
kan menjadi saksi pengorbanan

semuanya semangat nyanyiin lagunya, panitia, co dan instruktur, alumni, peserta, steering comitte bergabung semua dan nyanyiin lagu itu. semuanya semangat, tepuk tangan. dan disitulah klimaksnya. klimaks dari PKR 27. menyenangkan, dan memorial banget tentunya :)

sebenarnya, masih banyak banget yang pengen aku ceritain tentang PKR ke-27 ini. tapi, saking banyaknya jadi susah keluar semua, hihihi. jadi segini dulu deh postingannya. makasih udah baca!!
Penasaran? Lanjut.. »»  

Rabu, 10 Juli 2013

H-2 PKR dan segala hikmahnya

nggak banyak yang bisa kutulis hari ini. aku hanya menepati janjiku sama bang +Riki Ananda Nasution  yang nantang buat bisa nulis setiap hari selama bulan puasa. jadi, yaah. ini cuma laporan tentang apa aja yang udah kulakuin dan kudapetin hari ini.

yah, aku belajar cukup banyak. dan yang paling pertama aku dapat adalah, jangan pernah berpikir untuk menjadikan sebuah jabatan sebagai bahan pamer ke orang lain. karna jabatan ini bukanlah sesuatu yang bisa di pamerkan. aku sendiri baru belajar berkat kesalahanku sendiri, aku mencalonkan diri dengan harapan aku bakal dianggap hebat sama orang lain. dan bakal jadi terkenal, dll. aku benci menerima kenyataan kalo ternyata itu nggak seindah yang ada di dalam otakku selama ini. jabatan ini bener-bener berat, dan aku rasa jabatan ini malah nggak cocok sama aku. haha

hmm.. tapi aku juga nyimpulin, kalau suatu tanggung jawab itu bakal lebih enak dikerjain kalau kita mengerjakannya sambil tersenyum. sebenarnya awalnya aku dapat tips ini dari chihayafuru sih, tapi berasa ga percaya, sampe hari ini. ngalamin sendiri gimana enaknya kerja sambil senyum. guru marah-marah pun jadi berasa nggak kena marah. yang sempit jadi lapang, yang dikit pun jadi banyak amin :)

dan ada lagi yang bisa aku pelajari dari hari ini. pelan tapi pasti, ikatan antar panitia itu mulai terasa. kerjasama, dari mulai sama-sama bandel sampe sama-sama ngangkat benda mushollah berjamaah itu. rasanya keren banget. aku punya banyak sekali temen baru semenjak Pesantren Kilat ini. aku kenal sama orang-orang yang tadinya nggak aku kenal. ini hebat banget.

dan juga, aku belajar banyak sekali sama detil-detil yang selama  ini nggak pernah aku pedulikan dalam tulisan. karna terus berhadapan sama data-data yang harus tersusun rapi selalu, walaupun nggak ngerubah aku jadi anak yang rapi, tapi setidaknya aku cukup belajar dari ini.

sebelumnya, aku memang berharap punya jabatan besar. tapi sejujurnya aku nggak pernah mimpi jadi sekretaris. ntah setan apa yang waktu itu merasukiku dan menghasutku untuk mencalonkan diri. padahal semua orang bahkan aku sendiri, udah tau gimana karirku dalam data-data dan kertas-kertas. yah, setidaknya bukan aku yang salah, tapi mereka semua yang salah, salah pilih sekretaris!! haha.

yaudah deh, gimanapun nggak bakatnya aku setidaknya aku harus nyoba buat lebih baik sih. soalnya mau nggak mau ini udah terjadi, dan aku harus mencoba sebisa mungkin untuk dapat menuntaskan masalah ini. dan ini H-2 sebelum PKR. hihihi.

doakan kami, panitia PKRnya berhasil yah :)

salam_

UFO-Ulfah Oktarida Sihaloho
Perempuan Yang Mengubah Dunia Dengan Pemikirannya B) 

sumber gambar
Penasaran? Lanjut.. »»  

Selasa, 02 Juli 2013

Sekolah Dambaanku

Impianku selama ini adalah untuk dapat membuat sekolah dimana peraturannya akan aku buat semauku sendiri. bukannya aku nggak menghormati pemerintah, tapi aku hanya ingin anak-anak lebih bisa mengekspresikan pemikirannya dalam cara yang baik. dan menurutku, sistem sekolah selama ini terkesan terlalu mengekang anak-anak untuk mengungkapkan kreativitasnya. Sebenarnya, seorang anak untuk dapat sukses tidak perlu terlalu pintar, tapi pemikirannya harus berkembang. Pemikirannya harus lebih maju dari generasi sebelumnya, sehingga dia dapat menciptakan alternative/ solusi baru bagi kehidupan di Dunia.

 Nah. Jadi, bisa dibilang yang aku tuliskan disini adalah tipe sekolah dambaanku yang insyaallah akan aku ciptakan di masa depan. inilah fasilitas-fasilitas yang aku inginkan ada din sekolah dambaanku itu:

1.       Mempunyai Laboratorium Alam
Maksudnya disini, laboratorium biologi nggak harus bener-bener dipasang di sebuah ruangan, yang isinya adalah alat-alat biologi, beserta tempat siswa melakukan praktek, dll. Lebih baik buat sebuah taman yang didalamnya ada semua bahan biologi, dilengkapi dengan semua tumbuhan tanaman, yang ada nama,ciri-cirinya dan tempat tumbuhnya. Pokoknya disitu ada semua informasi tentang tumbuhan itu. Semua hal-hal yang berkaitan dengan biologi di taman itu disediakan informasi tentangnya. Oh iya, disitu juga ada binatang untuk dipelajari.

2.       Guru merupakan orang yang di seleksi berdasarkan kemampuan, bukan berdasarkan gelar
Sekolah dambaan saya itu, mempunyai guru-guru hebat yang benar-benar berdedikasi untuk pendidikan. Dia nggak hanya mengajari ilmu teori, tapi juga praktek dari ilmu itu dalam kehidupan sehari-hari. Dan, setiap guru juga harus mengerti tentang ilmu kehidupan dan mengajarkannya kepada muridnya. Karna dalam dunia ini, nggak penting seberapa pintarnya kamu, kalau kamu nggak tau arti “kehidupan” yang sebenarnya, sama aja kamu seperti mayat hidup
Guru-guru itu akan di tes psikologinya dulu. Dan ini dasar yang paling penting dari setiap guru. Seorang guru haruslah jujur, mengayomi, merupakan contoh yang baik, tau apa arti kehidupan, berdedikasi, dan merupakan pribadi yang menyenangkan. Saat seorang guru tidak jujur lagi, maka apapun yang telah dia pelajari kepada seorang murid tidak akan berguna lagi.
Seorang guru juga harus pintar menganalisa muridnya. Memahami, gimana cara murid ini belajar, gimana caranya dia bisa mengajar yang buat muridnya mudah mengerti, bagaimana dia bisa dekat dengan murid, dll.
Kalau guru-guru ini sudah melewati tahap ini, maka guru ini akan melewati seleksi tahap 2, yaitu ujian ilmu pengetahuan umum tidak tertulis. Bukan seperti wawancara. Guru ini akan ditanyai tentang mata pelajaran yang akan di ajarkannya. Seorang guru harus paham benar dengan materi yang akan diajarnya. Jika dia lulus, maka berarti dia diterima di sekolah dambaanku.nggak masalah dia pernah sekolah atau nggak, yang penting jika aspek-aspek penting diatas udah dikuasainya dia jadi guru di sekolah dambaanku.

3.       Tidak perlu eksklusif, asalkan fasilitas mampu mendukung proses belajar
Di sekolah dambaan saya, AC hanya akan terlihat di lab bahasa, lab computer, ruangan arsip, dan perpustakaan. Karna untuk tempat-tempat ini, memang dibutuhkan suhu rendah untuk menjaganya tetap awet. Selebihnya saya akan membuat ventilasi yang besar, khususnya di kelas-kelas. Di kelas tidak akan ada AC, tapi di setiap kelas ada infokus permanen dan warna kelasnya hijau, supaya tercipta kesan rileks dan tenang. Meja terdiri atas 2 orang, dengan kursi kayu biasa. Meja yang berisi 2 orang melatih siswa untuk dapat bersosialisasi. Dan menurut saya, kursi praktis yang berisi 1 orang itu terlalu individual.

4.       Seleksi masuk sekolah ini dengan system wawancara
Ujian tertulis tidak terlalu di pedulikan disini. karna, yang sekolah dambaanku butuhkan bukan anak-anak bermental copas dan uang orang tuanya untuk masuk ke sekolah ini. anak-anak ini akan ditanyakan beberapa ilmu pengetahuan umum, motivasinya masuk sekolah ini, dan kepribadiannya. Dan jika dia lolos, maka dia resmi masuk sekolah dambaanku. 

5.       Konsep belajar “temukan sendiri rumusmu!!”
Disini, guru nggak akan menuntun siswa dari awal. Siswalah yang akan mencari rumusnya sendiri, baru guru-guru menjabarkan hasil rumus yang siswa ciptakan tadi. Jadi, siswa dibuat seperti orang primitive dulu untuk 20 menit awal. Mereka diberikan soal yang sama sekali belum pernah mereka pelajari sebelumnya. Dari soal itu, siswa akan disuruh untuk mencari jawabannya sendiri. Bagaimanapun caranya. Tidak ada penilaian disini, ini hanya proses pembukaan pemikiran untuk menciptakan sebuah pemikiran yang lebih kreatif dan innovative.oh iya, tidak ada siswa yang dapat mencontek/membuka buku, karna ide rumus itu harus benar- benar berasal dari siswa itu sendiri
Setelah 20 menit habis, guru akan mengumpul jawaban siswa. Nggak harus rapih, tapi dapat dibaca. Lalu guru memeriksa jawaban yang benar. Siswa yang menjawab benar akan disuruh mempresentasikan rumus barunya ke teman-temannya. karna, pasti siswa lain akan lebih mengerti kalau dijelaskan oleh teman sebayanya. Dan disinilah baru guru masuk ke dalam dunia mereka, mulai meluruskan rumusnya. Baru setelah ini, guru mulai mengajari siswa. Kegiatan seperti ini hanya dilakukan di awal setiap topic baru. Dan setelah melakukan ini, guru bebas mengajar dengan gayanya sendiri asalkan dapat siswa mengerti.

6.       Ujian system wawancara
Ujian semester, MID semester dilakukan dengan system wawancara. Ini dilakukan untuk menghindari kecurangan dan menggali potensi siswa. Dan system wawancara akan lebih menggambarkan pribadi dan kemampuan siswa tersebut dibandingkan dengan system tertulis. Tapi, ulangan harian dilaksanakan dengan system tertulis dan mungkin pilihan ganda.

7.       Siswa diberikan PR wajib di setiap liburan.
PR wajib ini menguji kreatifitas siswa. Tidak berpengaruh terhadap nilai, tapi ini mencoba menggali potensi siswa dimana. Siswa diminta meneliti sesuatu baik tentang social, biologi, kimia, terserah. Pokoknya ada 1 pekerjaan rumah yang terserah siswa mata pelajarannya apa. Dikumpul saat masuk sekolah pada guru mata pelajaran yang berkaitan dengan penelitiannya. 

8.       Ditambahkan mata pelajaran “pendidikan motivasi, Inovasi dan kreativitas”
Di sekolah dambaan saya, murid-murid dikembangkan pemikirannya terlebih dahulu, baru dikembangkan ilmunya. Bakatnya yang diasah dulu dengan praktek, baru teorinya. Jadi, pelajaran ini sangat penting. Mata pelajaran TIK akan diganti dengan PMIK karna TIK akan digunakan dalam semua mata pelajaran.

9.       Mempunyai lab khusus eksperimen
Di lab ini, siswa bebas untuk membuat sesuatu, memakai alat-alat lab. Membuat hal-hal baru, asalkan diawasi oleh penjaga lab. 

10.   Ada asrama khusus untuk siswa tidak mampu
Tidak perlu fasilitas yang muluk-muluk, yang penting asrama mempunyai tempat tempat tidur dan kamar mandi. Fasilitas ini untuk anak-anak gelandangan yang mau sekolah dan pemikirannya sudah mampu. Seperti yang saya katakana di atas, siapapun dia, kalau dia punya kemauan untuk belajar, dia akan di terima di sekolah ini. di asrama ini, para anak gelandangan yang mau belajar ini diberikan makanan 3x sehari beserta minum

11.   Sekolah  yang ramah pada siswa yang tidak mampu
Inilah aspek penting terakhir yang menurut saya harus ada pada sekolah dambaan saya. Dia harus menjamin siswa yang pemikirannya maju tapi tidak dapat cukup pendidikan untuk bisa sekolah disini. tidak penting dia dari sekolah mana, yang penting kalau dia punya semangat tinggi untuk belajar, maka sekolah ini dapat menerima dia.

Nah, inilah beberapa aspek yang akan ada di dalam sekolah dambaan saya. Keseluruhannya belum bisa saya realisasikan, tapi saya dalam proses untuk merealisasikan sekolah itu. Harap saya, dari ide sekolah dambaan ala saya ini, pemerintah dapat membuat sekolah yang lebih baik dan dapat mengantarkan generasi masa depan untuk dapat hidup lebih baik. Dan pendidikan di Indonesia menjadi lebih maju dari sebelumnya. dengan begitu masyarakat miskin akan semakin sedikit di indonesia. semangat!!


Penasaran? Lanjut.. »»  
Tujuanku adalah menciptakan masa depan
Protected by Copyscape Web Plagiarism Finder